Real Madrid berhasil mengandaskan Barcelona pada waktu yang tepat. Sesudah dua kali menderita kekalahan dalam laga Primera Division 2013/14, kemenangan Los Blancos pada pertandingan ketiga El Clasico musim ini menghasilkan trofi Copa del Rey. Kendati tampil tanpa Cristiano Ronaldo dan sejumlah pemain inti lainnya, tim besutan Carlo Ancelotti berhasil dua kali membobol gawang El Barca, yang juga bermain tanpa Victor Valdes dan Gerard Pique. Los Blancos unggul 2-1 atas Blaugrana di Estadio de Mestalla Valencia, tempat yang sama dengan final 2010/11 yang juga dimenangkan Madrid (1-0) saat menghadapi Barca.
Gol pertama El Real pada menit ke-11 didahului kerja sama nan rancak antara Isco, Gareth Bale, Karim Benzema, dan Angel Di Maria mampu menuntaskannya dengan indah. Barcelona menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan Marc Bartra di menit ke-68. Bale akhirnya menjadi penentu kemenangan timnya ketika mencetak gol brilian pada menit ke-84. Dengan kecepatan lari dan kecerdikannya, mantan pemain Tottenham Hotspur itu sukses mengecoh Bartra dan kiper Jose Pinto. Histeria pun pecah di kubu Los Merengues, termasuk CR7, Marcelo, Alvaro Arbeloa, dan Sami Khedira yang berada di antara penonton.
Copa del Rey menjadi gelar juara perdana Ancelotti bersama Los Merengues. Sejumlah pemain yang baru bergabung musim ini pun merasakan episode pertama serial kejayaan Madrid. Mereka di antaranya adalah Bale, Isco, Dani Carvajal, dan Asier Illarramendi. Bagi Bale terasa sangat spesial karena menjadi trofi perdananya selama menjadi pesepak bola profesional dan dialah jua penentu kemenangan timnya.
Iker Casillas sekali lagi membuktikan bahwa dia merupakan kapten tim juara. Kemenangan di final Piala Raja tahun ini sekaligus menebus kegagalan setahun silam, saat CR7 dkk kalah 0-1 dari Atletico Madrid. Sergio Ramos cs masih berkesempatan melanjutkan serial kejayannya musim ini. Madrid akan menghadapi Bayern Muenchen dalam semifinal Liga Champion dan masih mungkin menyalip Atletico di La Liga yang menyisakan lima laga belaka. Apakah anak asuh Don Carletto mampu mempersembahkan tiga trofi dalam semusim? Jawabannya tidak mustahil, tapi kita mesti menunggu kepastiannya hingga Mei mendatang. Hala Madrid!




Tidak ada komentar:
Posting Komentar